Search :
SELAMAT DATANG DI KANTOR SAR KENDARI | Emergency Call 0401-3196 557



Cuaca


Suhu Min : °
Suhu Max : °
Kelembapan Min : %
Kelembapan Max : %

Stay Connected

Visitor Counter
Hari Ini
: 13
Kemarin
: 16
Minggu Ini
: 39
Minggu Lalu
: 5778
Bulan Ini
: 311
Bulan Lalu
: 290
Total
: 5817

ABK KM ADIDAS TENGGELAM DIPELABUHAN

Kendari, 30/1--- Sebelum dilaporkan tenggelam oleh Arsanto kepada Kantor SAR Kendari via telepon 0401-3196 557 (No layanan Marabahaya Kantor SAR Kendari), Asrul (20) yang kerap disapa Acul oleh teman sesamanya ABK dimana dia bekerja sebagai salah satu ABK di KM Adidas masih terlihat sibuk membongkar muatan kapal yang berupa ikan segar di Pelabuhan perikanan Samudera kota Kendari hasil tangkapan Acul dkk selama mereka melaut. Saat Acul sibuk membongkar muatan diatas kapal tanpa disengaja tali yang berfungsi sebagai tali jangkar melilit baling-baling kapal tersebut sehingga Juragan (sebutan bagi nahkoda kapal tersebut) memerintahkan tiga anggotanya untuk melepas tali yang melilit baling-baling kapalnya termasuk diantaranya Acul korban yang dilaporkan tenggelam sedangkan Akbar  dan Karasong selamat dan masih bisa memberikan keterangan perihal kejadian yang menimpa rekannya itu.

Menurut salah satu rekan Acul yang selamat mengatakan, dia masih sempat terlihat pada saat naik setelah menyelam untuk tarik nafas setelah itu dia turun lagi dan sampai saat ini belum naik-naik juga, ungkap sang sahabat kepada beberapa awak media.

Diketahui KM Adidas merupakan kapal penagkap ikan yang berasal dari Kab. Majene Sulawesi Selatan, peristiwa naas yang menimpa salah satu ABK kapal tersebut terjadi pada Tanggal 29/1 Pkl 21.00 Wita di Dermaga perikanan Samudera Kendari. Hingga berita ini diturunkan Kantor SAR Kendari telah menurunkan satu tim penyelam juga dibantu oleh seorang penyelam tradisional masih melukakan pencarian disekitar TKM (tempat kejadian musibah) sejak pagi tadi dengan radius 25 meter dari Datum (titik duga), dilaporkan juga jarak pandang penyelaman hanya mencapai 2 meter dikarenakan daerah sekitar TKM itu berlumpur, sedangkan kedalam mencapai 3 sampai 7 meter.

 

 

 

Related :